
Antara sawah dan tol
Satu desa,
dibelah tiga
Desa Wadas luasnya 667 hektar. Sawah menempati 277 hektar, kawasan industri 193 hektar, dan permukiman 185 hektar. Ketiganya berhimpitan di wilayah yang sama, dilewati interchange Tol Karawang Barat, enam kilometer dari kantor bupati.
Foto: Kalihurip, Kabupaten Karawang, 2022 · Firzafp · CC BY-SA 4.0
Pembagian
Empat angka yang berjumlah utuh
Tabel guna lahan per desa pada publikasi BPS Kabupaten Karawang memecah wilayah Desa Wadas menjadi empat. Yang membuat angkanya layak dipercaya adalah hal sederhana: keempatnya berjumlah tepat 6,67 km² — sama dengan luas desa yang tercatat di tabel yang sama. Tidak ada sisa, tidak ada selisih pembulatan.
Guna lahan Desa Wadas
km² · persen dari luas desa- Sawah31,7% dari seluruh sawah kecamatan
- 2,77km²41,5%
- Kawasan industri24,2% dari seluruh kawasan industri kecamatan
- 1,93km²28,9%
- Permukiman13,6% dari seluruh permukiman kecamatan
- 1,85km²27,7%
- Perkebunan
- 0,12km²1,8%
- Jumlah
- 6,67km²
Sumber: Kecamatan Telukjambe Timur Dalam Angka 2020 · BPS Kabupaten Karawang · data 2019Angka identik diterbitkan ulang pada edisi 2022 untuk tahun 2021. Karena tabelnya tidak diperbarui, kedua edisi hanya memberi satu titik waktu.
Angka yang paling mudah terlewat adalah yang paling kecil: perkebunan hanya 12 hektar, kurang dari dua persen wilayah. Wadas bukan desa kebun. Ia desa sawah yang sebagian tanahnya sudah menjadi pabrik dan rumah — dan tidak ada tahap peralihan di antaranya.
Tidak ada hutan, tidak ada rawa, tidak ada tambak, tidak ada padang rumput. Seluruh 667 hektar itu terpakai. Untuk desa, itu tanda bahwa tekanan atas tanahnya sudah maksimum: penggunaan baru apa pun hanya bisa datang dengan mengambil dari salah satu dari empat pos di atas.
Temuan
Dua-duanya nomor satu
Di antara sembilan desa di Telukjambe Timur, Wadas memegang sawah terluas sekaligus kawasan industri terluas.
Sawah Wadas
31,7% sawah kecamatan
2,77 dari 8,73 km² sawah di seluruh kecamatan.
BPS Kabupaten Karawang · 2019
Industri Wadas
24,2% industri kecamatan
1,93 dari 7,98 km² kawasan industri kecamatan.
BPS Kabupaten Karawang · 2019
Panen padi
24,0% padi kecamatan
1.995 dari 8.305 ton per tahun.
Pemerintah Kabupaten Karawang · 2021
Perkebunan
0,12km²
Kurang dari dua persen wilayah desa. Wadas bukan desa kebun.
BPS Kabupaten Karawang · 2019
Perbandingannya menerangkan banyak hal. Sirnabaya wilayahnya 11,51 km² — hampir dua kali Wadas — tetapi sawahnya hanya 1,49 km². Sukaluyu, yang penduduknya paling padat di kecamatan, tinggal 0,50 km². Sukaharja tidak mencatat sawah sama sekali.
Pola itu adalah pola yang biasa terjadi di jalur industri Karawang: sawah menyusut lebih dulu di desa yang paling dekat dengan jalan dan pasar. Wadas menyimpang dari pola itu dengan cara yang tidak nyaman — ia menerima kawasan industri terbesar di kecamatan dan tetap memegang sawah terbesar.
Produktivitas
Sawahnya bukan yang terluas, tapi yang paling banyak menghasilkan
Pada tabel pertanian monografi kabupaten, luas sawah Wadas tercatat 133 hektar — lebih kecil daripada Sukamakmur yang 144 hektar. Tetapi panennya lebih besar: 1.995 ton melawan 1.944 ton per tahun. Wadas memanen 15,0 ton per hektar per tahun, sementara Sukamakmur 13,5 ton.
Angka setinggi itu tidak mungkin dari satu kali tanam. Yang dipantulkannya adalah kemampuan menanam lebih dari sekali dalam setahun, dan itu bergantung pada satu hal: air yang datang tepat waktu. Sawah Wadas diairi sistem Tarum Barat.
Hasil panen padi per desa
ton per tahunSumber: Statistik Sektoral Kecamatan di Kabupaten Karawang 2022 · Pemerintah Kabupaten Karawang · data 2021
Produktivitas sawah per desa
ton per hektar per tahunSumber: Perhitungan porsi dan produktivitas · Perhitungan situs ini · data 2021Dihitung dari hasil panen dibagi luas lahan sawah pada tabel yang sama (monografi Pemkab Karawang, data 2021).

Yang belum ada di desa ini
Desa Wadas mencatat 2 unit mesin penggilingan beras dan nol mesin pengering gabah. Seluruh kecamatan pun tidak punya satu unit pengering. Tanpa pengering, panen yang bersamaan dengan hujan sulit ditangani dan gabah basah selalu dihargai lebih rendah. Untuk desa dengan produksi padi tertinggi di kecamatannya, itu celah yang mahal.
Foto di sebelah kiri bukan mesin yang sekarang. Ia penggilingan padi di Telukjambe pada 1920-an, dengan angka 1913 di cerobongnya. Seabad berselang, kecamatan yang sama masih menggiling padinya sendiri — dan masih belum punya satu pun mesin pengering.
Penduduk
Jejak pabrik terbaca di susunan penduduknya
Sex ratio Desa Wadas 121,55 — artinya ada sekitar 122 laki-laki untuk setiap 100 perempuan. Rata-rata kecamatan 110,80. Di desa dengan penduduk yang tumbuh alami, angka ini biasanya mendekati 100. Ketimpangan sebesar ini hampir selalu berarti pendatang, dan pendatang yang datang untuk bekerja.
Dugaan itu bisa diuji lewat susunan umur. Datanya hanya tersedia untuk seluruh kecamatan, bukan per desa, jadi yang di bawah adalah konteks — bukan piramida Desa Wadas.
Susunan umur Kecamatan Telukjambe Timur
jiwa- Laki-laki
- Perempuan
Lihat angkanya dalam tabel
| Kelompok umur | Laki-laki | Perempuan | Jumlah |
|---|---|---|---|
| 0–4 tahun | 7.559 | 7.317 | 14.876 |
| 5–9 tahun | 6.649 | 6.241 | 12.890 |
| 10–14 tahun | 5.864 | 5.410 | 11.274 |
| 15–19 tahun | 6.743 | 5.940 | 12.683 |
| 20–24 tahun | 9.311 | 6.338 | 15.649 |
| 25–29 tahun | 7.142 | 6.740 | 13.882 |
| 30–34 tahun | 6.713 | 6.950 | 13.663 |
| 35–39 tahun | 6.445 | 6.196 | 12.641 |
| 40–44 tahun | 5.491 | 4.522 | 10.013 |
| 45–49 tahun | 3.695 | 3.316 | 7.011 |
| 50–54 tahun | 2.698 | 2.192 | 4.890 |
| 55–59 tahun | 1.747 | 1.560 | 3.307 |
| 60–64 tahun | 1.128 | 1.180 | 2.308 |
| 65–69 tahun | 837 | 801 | 1.638 |
| 70–74 tahun | 503 | 570 | 1.073 |
| 75+ tahun | 525 | 659 | 1.184 |
Sumber: Kecamatan Telukjambe Timur Dalam Angka 2020 · BPS Kabupaten Karawang · data 2019Data tingkat kecamatan, bukan desa. BPS menyebut sumbernya Proyeksi Penduduk Kabupaten Karawang 2010–2020, jadi ini angka proyeksi, bukan pencacahan.
Sex ratio per desa
laki-laki per 100 perempuanSumber: Kecamatan Telukjambe Timur Dalam Angka 2020 · BPS Kabupaten Karawang · data 2019
Tonjolannya ada di kelompok 20–24 tahun: 9.311 laki-laki melawan 6.338 perempuan — selisih 2.973 orang pada satu kelompok umur saja, jauh lebih lebar daripada kelompok mana pun di sekitarnya. Itu bentuk yang khas daerah industri: usia kerja paling awal, laki-laki, datang dari luar.
Dua angka itu berbicara tentang hal yang sama dengan tabel guna lahan, hanya dari sisi yang lain. Kawasan industri seluas 193 hektar tidak berdiri sendiri — ia membawa orang, dan orang itu terbaca di catatan kependudukan desa.
Penghidupan
Apa yang tumbuh dan dijual di sini
Budidaya melon BUMDes
Usaha milik desa dalam program ketahanan pangan. Umur tanam pendek sehingga perputaran kasnya lebih cepat daripada padi.
KBE Online · 2025
Padi dan penggilingan beras
Produksi padi tertinggi di Kecamatan Telukjambe Timur, dengan dua unit penggilingan beras di dalam desa. Belum ada mesin pengering gabah.
Pemerintah Kabupaten Karawang · 2021
Warung dan toko kelontong
Tersebar di tiga dusun. Tercatat tujuh minimarket di wilayah desa, sehingga usaha kelontong bersaing langsung dengan gerai berjaringan.
Rumah makan dan katering
Enam rumah makan tercatat di wilayah desa. Kehadiran kawasan industri membuka pasar makan siang pekerja.
Kos dan rumah sewa
Permukiman menempati 1,85 km² wilayah desa. Sex ratio 121,55 menunjukkan banyaknya pekerja laki-laki pendatang — pasar hunian sewa mengikuti pola itu.
Jasa perbaikan dan bengkel
Melayani kendaraan warga dan lalu lintas yang melewati wilayah desa.
Mengapa tanpa nama dan nomor
Desa Wadas belum menerbitkan pendataan usaha mikro, jadi yang ditampilkan adalah jenis usahanya. Pelaku usaha yang ingin didata dapat mendaftar lewat kantor desa atau ketua RT setempat.
Penghidupan di kecamatan ini bukan hal baru


Yang membuat letaknya tidak biasa
Dilewati interchange Tol Karawang Barat
Akses tol berada di wilayah desa. Itu yang menjelaskan mengapa 1,93 km² wilayah Wadas sudah menjadi kawasan industri — hampir seluas sawahnya.
Wikipedia bahasa Indonesia
Enam kilometer dari kantor bupati
Jaraknya ke pusat pemerintahan kabupaten 6 km, dan ke kantor kecamatan 5 km. Wadas bukan desa pinggiran secara jarak, melainkan secara guna lahan.
Pemerintah Kabupaten Karawang
Diairi sistem Tarum Barat
Pasokan air yang tetap inilah sebab sawah Wadas bisa ditanami lebih dari sekali setahun, dan sebab produksi padinya tertinggi di kecamatan meski luas sawahnya nomor dua.
Radar Karawang
Batasan
Yang tidak bisa dikatakan halaman ini
Pertanyaan yang paling wajar diajukan tentang Desa Wadas adalah pertanyaan yang tidak bisa dijawab halaman ini: seberapa cepat sawahnya menyusut?
Untuk menjawabnya diperlukan luas sawah pada beberapa tahun berbeda. Angka itu tidak pernah diterbitkan. BPS Kabupaten Karawang menerbitkan Kecamatan Telukjambe Timur Dalam Angka untuk beberapa tahun, dan pada edisi 2020 maupun 2022 — yang seharusnya memuat data 2019 dan 2021 — tabel guna lahannya berisi angka yang persis sama, digit demi digit. Tabelnya dicetak ulang, bukan diperbarui. Dua edisi itu karena itu hanya memberi satu titik waktu.
Ada pula selisih yang tidak bisa diabaikan pada luas sawah itu sendiri. Dua sumber resmi mencatatnya berbeda jauh:
Luas sawah Desa Wadas menurut dua sumber resmi
hektar- BPS Kabupaten Karawang, data 2019Tabel guna lahan, bersumber dari Kantor Desa.
- 277ha
- Pemerintah Kabupaten Karawang, data 2021Tabel rekapitulasi lahan sawah, bersumber dari Kantor Kecamatan.
- 133ha
Selisih 144 hektar terlalu besar untuk disebut pembulatan. Dugaan yang paling masuk akal adalah perbedaan definisi — luas baku sawah melawan luas tanam — tetapi tidak satu pun dari kedua sumber menyatakan definisinya. Karena itu halaman ini tidak menyajikan keduanya sebagai tren penurunan. Menggambar garis dari 277 ke 133 akan menghasilkan grafik yang mengesankan dan kemungkinan besar salah.
Angka 277 hektar dipakai saat membicarakan pembagian wilayah, karena hanya angka itu yang berjumlah utuh dengan tiga pos guna lahan lainnya. Angka 133 hektar dipakai saat membicarakan produksi padi, karena hanya angka itu yang berasal dari tabel yang sama dengan angka panennya. Keduanya tidak pernah dicampur dalam satu perhitungan.
Apa yang akan menutup celah ini
Yang diperlukan bukan penelitian besar, melainkan pencatatan rutin oleh desa sendiri: luas baku sawah tiap tahun, dengan definisi yang dinyatakan, diterbitkan di tempat yang bisa dibuka warga. Tiga tahun pencatatan sudah cukup untuk menjawab pertanyaan yang hari ini tidak bisa dijawab oleh seluruh terbitan resmi yang ada.
Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Kode wilayah 32.15.03.2006. Koordinat 6°19′46″ S, 107°16′39″ E.
